Situs bersejarah Sendang Beji

Situs bersejarah yang berada di Desa Karang Patihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo menjadi salah satu bukti bahwa Ponorogo menjadi bagian yang tak terpisahkan dari sejarah Jawa kuno. Situs tersebut biasa disebut dengan Sendang Beji. Situs tersebut terdiri dari sebuah kolam. Di sekeliling kolam tersebut terdapat  3 buah arca, 2 arca berbentuk manusia dan 1 arca lagi berbentuk seperti bangunan rumah kecil.  Sebagaimana yang dimuat di www.antaranews.com tanggal  25 Pebruari 2011, Situs ini diperkirakan peninggalan kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-10 masehi atau pada era Mpu Sendok di Jawa Timur. Dua situs berbentuk patung prajurit yang ditemukan di dekat patirtan diidentifikasi sebagai arca Gupala dan arca Agesti. Dugaan itu didasari pada karakteristik kendi kamandalu yang berada dalam pegangan tangan kiri arca. Kemungkinan tempat ini dulu digunakan untuk ritual atau beribadah, hal itu berdasarkan adanya arca Agesti yang merupakan penjelmaan Dewa Siwa. Tahun pembuatan dari arca-arca tersebut pihak Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3)Trowulan mengaku belum bisa memastikan. Hal itu dikarenakan pihaknya sama sekali tidak menemukan adanya tulisan yang menunjuk pada tahun pembangunan situs bersejarah tersebut.

BP3 Trowulan juga  menjelaskan, gorong-gorong yang terbuat dari batu bata di dekat patirtan berfungsi mengalirkan air yang berasal dari mata air menuju kolam.  Keberadaan gorong-gorong itu dimaksudkan untuk mengalirkan air dari mata air ke kolam yang jaraknya cukup jauh.  

Info yang kami dapatkan dari salah seorang warga, dulunya ada 6 arca. Di sendang tersebut mengalir air dari pegunungan dan memancar lewat patung yang berada di tengah sendang. Demikian pula mengenai jaman pembuatan situs ini, beberapa pihak ada yang menyatakan situs ini dibuat pada jaman kerajaan Kediri era Prabu Jayabaya ataupun Prabu Angling Darmo.